Investasi Rp1 Triliun di Lampung: Zulhas Dorong Produksi Pakan dan Protein Hewani Nasional Dukung Program Makan Bergizi Gratis
Intisari Berita (Ringkasan Eksekutif)
Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan (Zulhas), mengumumkan komitmen investasi besar senilai Rp1 triliun untuk pengembangan infrastruktur pangan di Lampung pada tahun 2025. Investasi ini mencakup pembangunan pabrik pakan, pengembangan Grand Parent Stock (GPS), serta fasilitas Bulog dan Rice Milling Unit (RMU). Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memperkuat produksi protein hewani, khususnya menjelang lonjakan kebutuhan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diprediksi memiliki 82,9 juta penerima. Lampung dianggap sebagai lokasi strategis berkat keberhasilan swasembada jagungnya, yang merupakan komponen kunci dalam produksi pakan ternak.
Pokok Pembahasan Utama
1. Fokus Investasi Triliunan di Lampung untuk Infrastruktur Pangan
Zulhas memastikan Lampung akan menjadi pusat pengembangan pangan protein hewani dengan total investasi sekitar Rp1 triliun. Fokus utama investasi ini adalah pada sektor hulu dan hilir, meliputi:
-
Pembangunan Pabrik Pakan
-
Pengembangan Grand Parent Stock (GPS) untuk ternak
-
Peningkatan fasilitas Bulog dan Rice Milling Unit (RMU).
Inisiatif ini dirancang untuk menciptakan close loop economy yang kuat antara UMKM, koperasi desa, dan Sentra Pelayanan Pangan Gabungan (SPPG).
2. Dukungan Produksi Protein untuk Program Makan Bergizi Gratis (MBG)
Program investasi ini secara langsung bertujuan untuk memenuhi kebutuhan protein yang diprediksi melonjak drastis pada tahun 2025. Peningkatan produksi protein hewani, terutama ayam, sangat krusial untuk mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang akan menjangkau sekitar 82,9 juta penerima di seluruh Indonesia. Selain Lampung, program Kemenko Pangan juga menargetkan:
-
Pembangunan 20 pabrik pakan dan GPS di 20 provinsi.
-
Pembangunan 20 ribu hektare tambak dan 20 ribu kampung nelayan.
-
Satu tambak ikan besar di setiap kabupaten/kota.
Keunggulan Lampung dalam Swasembada Jagung dan Peningkatan Produksi Ayam
Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, menyambut baik investasi ini, mengklaim Lampung berada di jalur tepat menuju swasembada pangan. Klaim ini didukung data proyeksi produksi jagung (bahan baku utama pakan) Lampung yang diperkirakan mencapai 1,5 juta ton pada tahun 2025—naik 400 ribu ton dari tahun sebelumnya.
Peningkatan produksi jagung ini berbanding lurus dengan peningkatan produksi ayam potong, yang saat ini telah mencapai hampir 3 juta ekor per bulan. Dengan adanya investasi pabrik pakan, Rahmat meyakini Lampung dapat mencukupi kebutuhan MBG secara nasional, sekaligus menekan angka kemiskinan dengan meningkatkan pendapatan petani dan peternak lokal.
