Kemenkes Lepas 1.124 Peserta Mudik Bareng 2026, Cek Kesehatan Sopir Jadi Prioritas Utama
JAKARTA – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) resmi melepas sebanyak 1.124 orang peserta program Mudik Bersama tahun 2026. Sebanyak 26 armada bus dikerahkan untuk mengantar para pegawai dan keluarga mereka menuju berbagai kota di Pulau Jawa dan Sumatera menjelang hari raya Lebaran.
Pelepasan rombongan ini dilakukan langsung di kantor Kemenkes, Jakarta, pada Jumat (13/6/2026). Sekretaris Jenderal Kemenkes, Kunta Wibawa Dasa Nugraha, merinci bahwa rute mudik tahun ini mencakup kota-kota besar mulai dari Yogyakarta, Solo, Surabaya, hingga rute terjauh menuju Medan.
Ketat! Sopir Bus Wajib Tes Narkoba dan Alkohol
Untuk menjamin keselamatan penumpang, Kemenkes menerapkan standar keamanan medis yang ketat bagi seluruh awak bus. Sebelum berangkat, para pengemudi wajib menjalani rangkaian pemeriksaan kesehatan menyeluruh.
“Driver sejak awal kita tes kesehatannya, termasuk pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga skrining konsumsi napza (narkotika) atau alkohol,” tegas Kunta Wibawa di sela-sela acara pelepasan.
Langkah preventif ini diambil guna memastikan kondisi fisik pengemudi benar-benar prima saat menempuh perjalanan jauh, mengingat tingginya risiko kecelakaan saat arus mudik.
Tips Mudik Sehat: Istirahat Setiap 4 Jam
Wakil Menteri Kesehatan, Dante Saksono Harbuwono, turut memberikan pesan penting bagi para sopir dan pemudik. Ia menekankan bahwa kebugaran adalah kunci utama keselamatan transportasi.
“Untuk para sopir, lakukan peregangan dan istirahat setiap empat jam. Keselamatan adalah segala-galanya,” ujar Dante.
Selain bagi pengemudi, pemudik juga dihimbau untuk:
-
Menjaga asupan cairan agar tidak dehidrasi selama di perjalanan.
-
Memilih makanan yang sehat dan bersih di rest area.
-
Melakukan peregangan mandiri di dalam bus untuk melancarkan sirkulasi darah.
Kolaborasi Lintas Sektor
Program mudik gratis ini tidak hanya diikuti oleh Aparatur Sipil Negara (ASN), tetapi juga tenaga alih daya di lingkungan Kemenkes wilayah Jabodetabek. Kesuksesan pemberangkatan ini juga didukung oleh kolaborasi sejumlah mitra perbankan yang menyediakan armada bus layak jalan.
Dengan adanya pengawasan kesehatan yang ketat dan fasilitas transportasi yang memadai. Hal ini diharapkan seluruh peserta mudik dapat tiba di kampung halaman dengan sehat, selamat, dan bahagia.









